28
Jun
09

Sikap Allah Kepada Hamba-NYA (3)

– Dalam Cinta Segala Bukti Perjuangan -

kashmir 2Bismillahirrahmaanirrahiim.

Apabila ada yang bertanya kepadamu, “Bilakah pertolongan Allah itu datang?” Maka katakanlah, bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat.

Suatu ketika, seorang akhwat menangis di kamarnya. Sudah kesekian kalinya ibunya memarahinya cuma karena satu alasan yang nggak masuk akal. Karena akhwat tersebut memutuskan untuk berhijab sempurna. Alhasil, penampilannya pun berubah drastis. Dari yang semula berpakaian serba ‘mepet’, menjadi pakaian kerajaan yang serba ‘kebesaran’. Ibunya berkata dengan sangat tegas, “Ibu nggak mau gara-gara jilbabmu yang besar itu, keluarga kita dicap keluarga teroris. Kita ini hidup di masyarakat yang Nasionalis. Jadi tolonglah, berjilbab sama kayak yang lain. Jangan pakai jilbab yang besar, karena dengan begitu kau akan tampak fanatik.”

Itu “nasehat” pertama dari ibunda.

Lanjutkan membaca ‘Sikap Allah Kepada Hamba-NYA (3)’

28
Jun
09

Sikap Allah Kepada Hamba-NYA (2)

sahara_desert(Sebuah kekuatan hanya akan menjadi kekuatan bila Allah menghendakinya. Pun sebuah kelemahan, tidak selamanya akan lemah jika Allah menginginkan kemenangan akan hamba-NYA…)

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah begitu Maha Pengasih. Dia yang mengajarkan Al Qur’an kepada manusia dan menjadikannya pandai berbicara. Al Qur’an merupakan petunjuk utama ummat Islam dalam mengarungi kehidupan dunia demi mencapai akhirat kelak. Rasulullah SAW, seorang ummii (tidak bisa membaca dan menulis) akan tetapi bisa mengimplementasikan Al Qur’an dalam kehidupannya. Subhanallah! Bukankah itu tak luput dari keesaan Allah?
Kemudian matahari dan bulan beredar menurut perhitungan. Dan pohon-pohon, semuanya tunduk kepada-NYA. Bumi pun dibentangkan untuk tempat tinggal makhluk-makhluk Allah. Tanpa kecuali, tanpa pilih kasih. Semuanya dibiarkan-NYA tinggal di bumi-NYA…. Subhanallah!
Kemudian penciptaan manusia. Allah telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Kemudian menjadikannya segumpal daging. Dan ke dalam daging itu ditiupkannya ruh. Dan Allahlah Yang Maha Menghidupkan dan kelak akan mematikan manusia.
Manusia pun hidup dalam beberapa alam. Dimulai dari alam ruh, merasuk ke alam kandungan, lalu dilahirkan ke dunia melalui rahim seorang ibu. Di dunia, manusia dibiarkan-NYA hidup dan beribadah. Segalanya ada pertanggungjawaban, ada perhitungannya. Setelah itu, manusia dimatikan-NYA. Ia masuk ke alam kubur. Penantian panjang demi sebuah keputusan. Surga atau neraka. Subhanallah!
Allah telah menjanjikan surga bagi mereka yang taat. Yang menjalankan perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA. Yang berdakwah menyebarkan syari’at-NYA. Yang berperang dalam barisan yang kokoh. Yang menundukkan pandangannya dari apa yang haram ia lihat. Yang menjaga izzahnya dengan hijab. Allah mencintai mereka dan mereka mencintai-NYA. Subhanallah!
Allah yang membalas kejahatan dengan yang setimpal. Dan membalas kebaikan dengan berlipat ganda. Subhanallah!
Allah yang memberikan dua pilihan: nafsu atau hati, surga atau neraka, iman atau kafir, dan seterusnya. Senantiasa diberikan-NYA petunjuk bagi siapapun yang mencari kebaikan. Allahu Qayyum! Sungguh, rahmat-NYA melebihi murka-NYA.
Subhanallah!!! Subhanallah!!!
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan??? (yan)

02
Jun
09

Sikap Allah Kepada Hamba-Hamba-NYA (1)

(Kepada setiap jiwa yang terkadang masih merasa ragu akan cinta-NYA. Tundukkan kepalamu, pejamkan matamu, dan biarkan hatimu mengembara mencari secercah cahaya-NYA…)

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Sahabatku,

183Sebuah kata tidak akan sanggup menerjemahkan setiap nikmat yang diberikan Allah untuk kita. Dan nikmat itu ialah iman dan Islam. Tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali berada dalam pelukan ke-Islaman. Pun tidak ada yang lebih menyakitkan selain kehilangan keimanan dari hati. Inilah kuasa Allah. Bukan kita yang menjaga keimanan dan keislaman itu agar tetap berada dalam kondisi “aman”. Melainkan hanya Allah, hanya Dia saja yang Maha Menjaga Hati.

Sahabatku,

Mari sejenak kita hitung-hitungan nikmat Allah.

Tangan kita, diberikan oleh Allah secara gratis. Tapi berapa harganya jika kita ingin membeli satu tangan? Jutaan? Milyaran?

Jantung kita, diberikan oleh Allah secara gratis. Tapi adakah yang mau menjual jantungnya seharga jutaan atau bahkan trilyunan sekalipun?

Udara diberikan oleh Allah dengan gratis. Setiap saat, di manapun, kita bisa menghirup udara cuma-cuma. Tapi pernahkah kita berpikir tentang tabung oksigen bagi penderita penyakit paru-paru? Satu tabung oksigen saja, harganya sudah ratusan ribu. Berapa harga untuk kita bernapas dengan tabung oksigen selama sebulan?

Tangan, kaki, jantung, udara, air, mata, telinga, semua itu diberikan oleh Allah secara gratis. Baik kita taat maupun durhaka kepada-NYA.

Lanjutkan membaca ‘Sikap Allah Kepada Hamba-Hamba-NYA (1)’

05
Apr
09

Rasisme, Sukuisme, Harokisme….

dsc00967e
Sudah menjadi fithrah, bahwa Allah menciptakan manusia secara berbeda. Walaupun kembar sekalipun, tidak ada yang benar-benar sama identik. Tapi bukan untuk kesia-siaan Allah mengatur demikian. Ada hikmah yang terkandung. Ada pesan yang tersirat. Bahwa Allah menciptakan kita berbangsa-bangsa, bersuku-suku…adalah agar kita saling mengenal. Dan imbas dari semua itu ialah, agar terjalin ukhuwah Islamiyah.
Sukuisme….. Istilah itu begitu menakutkannya. Mengkotak-kotakkan manusia atas nama perbedaan. Membatasi pergaulan atas nama adat. Memberi jeda dalam setiap bahasa. Muncul chauvinisme. Menganggap suku yang satu lebih tinggi dan mulia dibandingkan suku yang lain. Perang antar suku berkobar. Terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Membunuh anggota suku lain dan merasa telah menuntaskan pembelaan terhadap sukunya. Semua hanya karena satu kata: adat!

Lanjutkan membaca ‘Rasisme, Sukuisme, Harokisme….’

18
Jan
09

perang suci pada waktu yang haram

Hari ini, 21 Muharram 1430 H. Hari kedua puluh satu Agresi Israel di Palestina. Penyiksaan, penindasan, penganiayaan, bahkan pembunuhan terjadi di sana. Tak hanya rakyat militer, tapi juga rakyat sipil menjadi korban.
Rakyat Palestina pun tidak tinggal diam begitu saja. Mereka melawan kekejian Zionis Yahudi dengan berbagai serangan balasan.
Padahal bila kita rujuk kembali ke sunnah Rasulullah, bulan Muharram termasuk salah satu di antara waktu-waktu yang diharamkan untuk berperang. Pada zaman Rasulullah sendiri, telah terjadi peperangan sebanyak 62 kali. Baik yang dipimpin sendiri oleh Rasulullah SAW, maupun yang tidak dipipimpin langsung oleh beliau. Dan di antara perang-perang tersebut tidak ada yang terjadi di bulan Muharram, Dhulhijjah, Dhulka’idah, maupun Rajab.
Jadi, perang yang berkorbar antara kaum Muslimin dengan Yahudi sekarang ini telah terjadi pada bulan yang seharusnya haram untuk berperang. Semoga Allah mengampuni ummat Muslim di sana. Wallahu a’lam. (yan)
palestina-ruyat-134-b3

18
Jan
09

hati-hatilah ketika menyebut “israel la’natullah”

Kita semua geram oleh ulah bangsa Israel, bangsa Yahudi yang telah mencaplok Palestina dalam kekuasaannya. Mendirikan tembok setinggi 9 meter dan sepanjang 750 kilometer, kemudian membiarkan rakyat Palestina yang ada di dalamnya kelaparan tak berdaya. Pun masih ditambah dengan serangan bom dan rudal yang menyababkan kelumpuhan dan kematian.
Semua ummat Muslim mengutuk perbuatan mereka, bangsa Israel yang mengklaim diri mereka sebagai pemilik sah ‘tanah yang diberkahi’, Palestina. Namun kita juga tidak boleh gegabah. Para ulama mengatakan, berhati-hatilah saat mengutuk bangsa Yahudi tersebut dengan kata-kata ‘Israel la’natullah’. Nama ‘Israel’ merupakan nama lain dari Nabi Yaqub ‘alaihissalam. Bani Israel merupakan anak cucu keturunan Nabi Yaqub a.s. Ketika kita mengutuk ‘Israel la’natullah’, dikhawatirkan ternyata kita sedang mengutuk Nabi Yaqub a.s.
Semoga bisa menjadikan pelajaran dan bermanfaat. (yan)
12mideast_span

18
Jan
09

DIALAH MUJAHID SEBENARNYA

Ada seorang ikhwan. Sejak kecil dia telah terpaut erat dengan masjid. Memakmurkan dan membesarkan masjid. Memberdayakan masjid agar bisa bermanfaat bagi ummat. Cita-citanya hanya satu: ingin menegakkan Islam di kampungnya melalui masjid.
Singkat cerita, dia sudah merintis TPA, menghidupkan dan memberdayakan remaja masjid, berupaya apapun demi menolong generasi muda Islam. Ia bahkan telah merasakan pahit getirnya dunia dakwah. Dipukuli fisik oleh orang-orang yang tidak suka nasehat-nasehatnya. Dicaci maki dan dihina. Semuanya.

Di kampung yang sama, ada seorang gadis muda. Belum lama dia mendalami Islam. Dia menemukan Islam, dan memulai perjuangan dalam dakwah. Namun baginya, dakwah saja masih belum cukup. Jihad tetaplah hal tertinggi dalam pohon Islam. Dan dia menginginkan syahid sebagai akhir hidupnya. Dia bercita-cita ingin menjadi wartawan perang. Dia ingin ikut berjihad di Dunia Islam yang sekarang sedang terluka. Dia ingin ke Palestina, ke Afghanistan, ke Bosnia, ke Irak, agar ia bisa ikut berjihad (perang).

Lanjutkan membaca ‘DIALAH MUJAHID SEBENARNYA’

29
Des
08

Ciri Penyeru Yang Mengajak Ke Neraka Jahannam

hell_070706_msDari Huzhaifah bin Al-Yaman berkata, “Manusia biasa bertanya pada Rasulullah saw. tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepada beliau tentang kejahatan, karena khawatir akan mengenaiku.” Saya berkata, “Wahai Rasulullah, kami dahulu di masa Jahiliyah dan penuh kejahatan, kemudian Allah mendatangkan kebaikan ini (Islam). Apakah setelah kebaikan ini ada lagi keburukan?” Rasul saw. menjawab, ”Ya.” “Apakah setelah keburukan itu ada kebaikan?” Rasul saw. menjawab, ”Ya, tetapi ada polusinya.” “Apa polusinya?” Rasul saw. menjawab, ”Kaum yang mengambil hidayah dengan hidayah yang bukan dariku, engkau kenali dan engkau ingkari.” Saya berkata, ”Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan?” Rasul saw. menjawab, ”Ya, tetapi ada para penyeru ke neraka jahanam; barangsiapa yang menyambut mereka ke neraka, maka mereka melamparkannya ke dalam neraka.” Saya berkata, ”Ya Rasulullah, terangkan ciri mereka pada kami?” Rasul saw. menjawab, ”(Kulit) mereka sama dengan kulit kita, berbicara sesuai bahasa kita.” Saya berkata, ”Apa yang engkau perintahkan padaku jika aku menjumpai hal itu?” Rasul saw. bersabda, ”Komitmen dengan jamaah muslimin dan imamnya.” Saya berkata, ”Jika tidak ada pada mereka jamaah dan imam?” Rasul saw. menjawab, ”Tinggalkan semua firqah itu, walaupun engkau harus menggigit akar pohon sampai menjumpai kematian dan engkau tetap dalam kondisi tersebut.” (Bukhari dan Muslim)

Lanjutkan membaca ‘Ciri Penyeru Yang Mengajak Ke Neraka Jahannam’

28
Sep
08

Raih Kemenangan, Kembali Ke Fitrah

Mumpung nafas masih berdesah, mumpung jantung ini belum berhenti berdetak, yannah ingin ngucapin met hari raya idul fitri 1429 H. Maafin kalo yannah ada salah yaa…

Yannah nggak bisa ngirim parcel ataupun ketupat. Yannah cuma bisa kirim doa semoga ikhwah fillah semua senantiasa dalam rahmat-Nya. Marilah kita raih kemenangan ini dengan bergandeng tangan bersama-sama…..

19
Sep
08

menjadi lilin atau mentari

Kita telah berikrar menjadi pejuang aqidah. Kita telah berikrar untuk menjadi pejuang dakwah. Kita telah berikrar menjadi pencari syahid.

Tapi apakah kita sudah berpikir akan menjadi apa kita di dalam kafilah dakwah?

Pernahkah kita berpikir, apa yang akan kita lakukan di barisan tersebut?

Atau setidaknya, pernahkah kita memikirkan posisi seperti apa yang akan kita ambil bila kita terlibat dalam kegiatan dakwah?

Lanjutkan membaca ‘menjadi lilin atau mentari’




 

November 2009
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 10,449 hits