Imam syahid Hasan Al-Banna pernah mengatakan:
“Aku mampu membayangkan akh al-Mujahid itu sebagai seorang laki-laki yang senantiasa melakukan persiapan dan menyiapkan perlengkapannya, mampu menguasai pikiran yang memenuhi setiap sudut jiwanya dan seluruh bagian hatinya. Dia senantiasa berpikir memusatkan perhatian sepenuhnya terhadap persiapan yang terus menerus. Apabila dipanggil ia menyahut, apabila diajak ia menanggapi, datang dan perginya, perkataan dan bicaranya, kebenaran dan kelakarnya, tidak melampaui batas.
Dia tidak melaksanakan tugas selain dari yang telah diletakkan oleh keadaan dan tuntunan atasnya, dan dia berjihad di jalannya. Anda dapat membaca pada raut muka dan kilauan matanya, dan mendengar dari gerakan lidahnya semua apa yang bergelora di dalam hatinya, kesengsaraan yang tersimpan di dalam hati, semua tujuannya benar dan bersungguh-sungguh pelaksanaannya, cita-citanya tinggi dan sasarannya jauh untuk memenuhi jiwanya.”








Komentar Terakhir